Sabtu, 24 November 2012

Masyarakat Desa dan Masyarakt Perkotaan



Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah kelompok yang terorganisasi atau bisa juga masyarakat itu suatu kelompok yang berpikir tentang dirinya sendiri yang berbeda dengan kelompok yang lain. Oleh karena itu orang yang berjalan bersama-sama atau duduk bersama-sama yang tidak terorganisasi bukanlah masyarakat. Kelompok yang tidak berpikir tentang kelompoknya sebagai suatu kelompok bukanlah masyarakat. Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia.

1. Menurut Selo Sumardjan, masyarakat adalah orang-orang yang hidup 
    bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu 
    ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan 
    antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim, masyarakat merupakan suau kenyataan objektif 
    pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt, masyarakat merupakan kumpulan 
     manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup 
     lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta 
     melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia 
     tersebut.
5. Menurut Znaniecki, masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit 
     biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis 
     tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi.

Dari berbagai pendapat tersebut di atas maka W F Connell (1972, p. 68-69) menyimpulkan bahwa masyarakat adalah :

(1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai 
      kelompok yang berbeda, diorganisasi, sebagai kelompok yang diorganisasi 
      secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang 
      secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu.
(2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok, sampai 
      turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan.
(3) suatu ke orang yang mempunyai sistem kekerabatan yang terorganisasi 
      yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang 
      terorganisasi.

2.     Syarat – syarat Menjadi Masyarakat
1.      Berangotakan minimal dua orang.
2.      Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3.      Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4.      Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat.

3.     Pengertian Masyarakat Kota
Masyarakat perkotaan sering disebut Urban Community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :
·        Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
·        Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
·        Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
·        Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
·        Interaksi yang terjadi lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan dari pada faktor pribadi

Sumber :
                 http://www.lintasberita.com/go/1141155
                 http://organisai.org/pengertian-masyarakat-unsur-dan-kriteria-masyarakat-dalam-kehidupan-sosial-antar-manusia